Jelaskan 3 perisitiwa yang menunjukkan perkembangan islam pada masa moderen
Ujian Nasional
wiwi107
Pertanyaan
Jelaskan 3 perisitiwa yang menunjukkan perkembangan islam pada masa moderen
1 Jawaban
-
1. Jawaban mirandasy
1. Peristiwa gerakan modernisasi ideology Muhammad bin Abdul Wahab (1703-1813M)
Muhammad bin Abdul Wahab lahir di Uyaina, Najed, Saudi Arabia pada tahun 1703 M. ia seorang keturunan ulama terkemuka diwilayah itu. Muhammad bin Abdul Wahab memandang persoalan tauhid merupakan ajaran yang paling dasar dalam islam, sehingga apabila terjadi penyimpangan maka ia segera meluruskannya, ia berpendapat:
a. Allah swt yang harus disembah, apabila ada yang menyembah selain Allah swt. Maka ia telah musyrik dan diibolehkan dibunuh.
b. Kebanyakan orang Islam tidak menganut paham tauhid yang sebenarnya, karena meminta pertolongan bukan kepada Allah swt.
c. Menyebut nama nabi, syekh atau malaikat sebagai perantara dalam doa juga merupakan syirik.
Pemikiran-pemikiran Muhammad bin Abdul Wahab yang menarik untuk diperhatikan antara lain:
a. Hanya Al-Quran dan hadis yang merupakan sumber asli ajaran Islam. Pendapat ulama, wali, dan atau siapa pun tidak bisa dijadikan sumber ajaran Islam.
b. Takhid kepada ulama dan wali tidak diperkenankan.
c. Pintu Ijtihad tetap dibuka.
2. Peristiwa gerakan modernisasi politik Islam Jamaludin Al-Afgani (1839-1897 M)
a. Gerekan Pan Islamisme Al-Afgani
Menurut Al-Afgani salah satu sebab kemunduran umat Islam adalah karena tidak bersatu. Tali persaudaraan Islam telah terputus bukan hanya pada kalangan awam, akan tetapi juga pada kalangan ulama, kaum bangsawan, dan para penguasa Islam . untuk mengimplementasikan gagasan politiknya, Al-Afgani mengemasnya dengan gerakan Pan Islamisme Islam menurut Al-Afgani mengkehendaki pemerintahan yang demokratis, yang didalamnya terdapat kebebasan berpendapat dan kewajiban kepala Negara tunduk kepada undang-undang.
b. Majalah politik Al Urwatul Wutsqa
Al-Afgani menerbitkan majalah Al Urwatul Wutsqa. Akan tetapi, karena kekhawatiran dunia Barat tentang pengaruh besar Al-Afgani dengan majalahnya itu, maka mereka melarang majalah tersebut masuk ke Negara-negara Islam yang menjadi jajahan mereka. Msekipun demikian, ia tidak putus asa dan tetap berjuang membela kepentingan umat Islam secara menyeluruh melalui organisasinya Al Urwatul Wutsqa. Sampai akhirnya majalah itu diterbitkan kembali oleh para pengikutnya di Paris sepeninggal Al-Afgani.
3. Peristiwa modernisasi politik dan pemerintah Islam Muhammad Abduh (1849-1905M)
a. Modernisasi politik
Muhammad Abduh membentuk strategi politik pergerakan yang membuahkan hasil. Ia diangkat menjadi hakim suatu Pengadilan Negeri. Pada tahun 1895 M ia diangkat sebagai anggota Majelis A’la dari Al-Azhar.
b. Modernisasi pemerintahan
Muhammad Abduh menekankan pada persatuan umat Islam sebagai kunci kemajuan umat Islam, maka Abduh memandang pendidikan universal dan global sebagai khilafah tersebut hendaknya dimulai dari mencerdaskan umat Islam. Maka pendidikan merupaka hak asasi bagi setiap muslim.