Kimia

Pertanyaan

Berapakah jumlah molekul KI dalam 84 ml larutan KI 0,50 M?

2 Jawaban

  • jumlah mol yang terkandung dalam 84 ml KI 0.5 M adalah

    n = M x V = 0.5 x 0.084 = 0.042 mol

    Maka jumlah molekul dalam larutan adalah

    N = n x Na = 0.042 x 6.02×10²³ = 0.25×10²³ partikel

    Pembahasan

    Stoikiometri merupakan perhitungan kimia sebagai hubungan kuantitatif dengan suatu reaksi kimia. Sebelum mempelajari tentang reaksi kimia, kita hatus memahami dasar-dasar perhitungan kimia. Setiap unsur atau senyawa kimia memiliki kadar yang dinyatakan dalam mol (n). Mol dapat dihitung dalam keadaan standar (STP) yakni pada temperatur 0 C dan tekanan sebesar 1 atm.

    Nilai mol (n) dapat dihitung berdasarkan massa zat (gr), volume zat (V) dan jumlah partikel (N) yang terkandung didalam zat tersebut. Hubungan antara jumlah mol, massa zat, volume zat dan jumlah partikel dinyatakan secara matematis dalam persamaan berikut ini :

    n = gr/Ar = V/22.4 liter = N/Na

    dimana Na adalah bilangan avogadro yang nilainya telah ditetapkan berdasarkan percobaan Avogadro yaitu 6.02×10²³ partikel/mol. Volume zat dalam keadaan standar dinyatakan dengan 22.4 liter/mol.

    Konsentrasi suatu zat juga dapat dinyatakan dengan molaritas (M). Molaritas merupaka satuan yang menyatakan jumlah mol yang terkandung dalam tiap liter larutan. Secara matematis molaritas (M) dapat dinyatakan dengan persamaan:  

    M = n/V

    dimana n adalah jumlah mol dan V adalah volume larutan.

    Selain dalam mol dan molar, kadar suatu zat dalam larutan juga dapat dinyatakan dengan % baik massa maupun volum. kadar zat A dalam larutan B dapat dinyatakan sebagai berikut :

    % massa = [mA/(mA + mB)] x 100%

    dan

    % volume = [vA/(vA + vB)] x 100%

    dimana mA da mB adalah massa zat A dan zat B. sedangkan vA dan vB adalah volume zat A dan zat B.

    Konsentrasi larutan juga dapat dinyatakan dengan molalitas (M). Molalitas dinyatakan dengan unit mol/kg. Molalitas (M) secara matematis dirumuskan dengan :

    M = (gr/Mm)(1000/p)

    dimana gr adalah massa zat terlarut (g), Mm adalah massa molar zat (gr/mol), dan p adalah massa zat pelarut (gr).

    Sedangkan normalitas N dinyatakan dengan :

    N = M x v

    dimana M adalah molar dan v adalah valensi

    Hubungan antara Molar dan kadar dalam % dinyatakan dengan persamaan berikut:

    M = % x ρ x 10/Mr

    dimana M adalah molaritas, % adalah kadar zat terlarut dan ρ adalah densitas larutan.

    Sedangkan pada fasa gas, suatu zat diasumsikan sebagai gas ideal sehingga rumus gas ideal berdasarkan pendapat avogardo yang menyatakan bahwa pada temperatur dan tekanan tertentu suatu gas memiliki volume sebanding dengan jumlah molekul gas yang terkandung didalamnya. Rumus gas ideal adalah:

    PV = nRT

    dimana P adalah tekanan, V adalah volume, n adalah jumlah mol, R adalah konstanta gas ideal sedangkan T adalah temperatur.

    Setiap senyawa yang terlibat dalam suatu reaksi kimia dinyatakan dengan rumus empiris dan rumus molekul. Rumus empiris adalah rumus kimia dari suatu senyawa sesuai dengan jumlah atom masing-masing penyusunnya. Sedangkan bentuk penyederhanaan (bentuk dasar) suatu rumus kimia disebut sebagai rumus molekul. misalnya senyawa etana memiliki rumus empiris C2H6 dan rumus molekul CnH2n+2.

    Pelajari lebih lanjut

    • Keadaan STP di link brainly.co.id/tugas/15768101
    • Bilangan Avogadro di link brainly.co.id/tugas/9979067
    • Molaritas di link brainly.co.id/tugas/9582317

    Detail tambahan

    Kelas : XI SMA

    Mapel : Kimia

    Materi : Hukum dasar dan Perhitungan Kimia

    Kode : 10.7.8

    Kata kunci : Mol, Molar, Bilangan Avogadro, densitas, persen massa, persen volum

  • Molekul adalah gabungan dari beberapa atom yang membentuk senyawa dengan sifat berbeda dari unsur - unsur pembentuknya.

    Pembahasan

    Persamaan reaksi merupakan simbolik dari proses reaksi kimia. Zat yang terlibat dalam reaksi dituliskan sebagai simbol atau rumus molekul zat dan disertai dengan fasa atau wujud zat.

    Konsentrasi suatu zat merupakan satuan yang menunjukkan jumlah zat terlarut dalam suatu larutan. Satuan konsentrasi larutan sering dinyatakan sebagai molaritas. Konsentrasi larutan merupakan perbandingan antara jumlah zat terlarut dalam suatu larutan atau jumlah zat terlarut dengan jumlah zat pelarutnya.

    Satuan - satuan konsentrasi yang menyatakan jumlah zat yaitu :

    • Molaritas, adalah satuan konsentrasi yang menunjukkan jumlah mol suatu zat terlarut dalam setiap 1 liter larutan.

            M = ( gr / Mr ) × ( 1000 / v )

    • Molalitas, adalah satuan yang digunakan untuk menyatakan jumlah partikel. Satuan molalitas atau kemolalan menyatakan jumlah mol zat terlarut dalam setiap kilogram pelarut.

            m = ( gr / Mr ) × ( 1.000 / P )

    • Fraksi mol, adalah satuan konsentrasi yang menyatakan banyaknya mol suatu komponen dalam larutan dibagi dengan banyak mol seluruhnya atau mol total.

            Fraksi mol A (Xa) = na ÷ (na + nb)

            Fraksi mol B (Xb) = nb ÷ (nb + na)

    • Persen massa (%), menyatakan jumlah gram terlarut dalam 100 gram larutan,

           % massa = ( gram zat terlarut / gram larutan ) × 100 %

    Dalam stoikiometri berlaku perbandingan koefisien reaksi setara sebanding dengan perbandingan mol zat zat yang terlibat dalam reaksi. Endapan merupakan hasil dari pencampuran dua zat yang mengalami suatu reaksi kimia untuk membentuk zat baru yang berfasa padatan. Stoikiometri menggunakan persamaan reaksi setara, sehingga semua fasa zat yang terlibat dalam reaksi tersebut juga mempengaruhi stoikiometri atau perhitungan teoritis dan suatu proses kimia yang terjadi.

    Massa molekul (Mr) merupakan salah suatu besaran yang nilainya penting dalam konsep mol yaitu berhubungan dengan besarnya massa dan mol suatu zat yang terlibat dalam reaksi kimia. Mr merupakan penjumlahan dari massa atom relatif (Ar) dari seluruh atom penyusun molekul.

    Dalam stoikiometri juga digunakan beberapa satuan satuan yang menyatakan jumlah zat, yaitu sebagai berikut :

    Konsep Mol

    Mol (n) menyatakan jumlah zat yang dinyatakan dalam satuan mol. Hubungan mol dengan massa molekul relatif (Mr) atau massa atom relatif (Ar) adalah :

    n  = massa zat / Mr     atau    n = massa zat / Ar

    Ar atau massa atom relatif menyatakan massa 1 atom dibandingkan dengan 1/12 massa 1 atom C-12

    Mr atau massa molekul realtif menyatakan jumlah aljabar Ar dari atom-atom penyusun molekul.

    Pereaksi Pembatas

    Pereaksi pembatas merupakan reaktan yang habis bereaksi terlebih dahulu atau sisa molnya sama dengan 0. Pereaksi pembatas yang digunakan untuk acuan mol zat lain yang bereaksi. Zat pereaksi pembatas ditentukan dengan cara:  

    • Membandingkan mol reaktan. Jika mol reaktan lebih kecil dibandingkan mol reaktan lain maka reaktan tersebut adalah pereaksi pembatas (jika perbandingan koefisien reaksinya sama)
    • Membagi mol reaktan dengan koefisien reaksi. Jika hasil bagi mol reaktan dengan koefisien reaksinya paling kecil, maka reaktan tersebut adalah pereaksi pembatas (jika perbandingan koefisien reaksinya tidak sama)

    Persen hasil atau rendemen menyatakan persentase dari perbandingan massa zat yang diperoleh secara nyata dengan massa zat secara teori.  

    % rendemen = (massa zat secara nyata ÷ massa zat secara teori) x 100

    Volume (STP) merupakan volume gas pada keadaan standar (Tekanan 1 atm, suhu 0°C). Pada keadaan standar 1 mol gas memiliki volume sebesar 22,4 Liter (nilai ini yang selanjutnya digunakan sebagai tetapan).

    KI 84 mL dengan konsentrasi 0,5 M

    Jumlah mol KI = Volume × Molaritas

                            = 0,084 L × 0,5 M  

                            = 0,042 mol

    Jumlah molekul KI = Jumlah mol × L

                                   = 0,042 mol × 6,02 × 10²³

                                   = 2,53 × 10²² molekul

    Pelajari lebih lanjut  

    1. Materi tentang berat valensi brainly.co.id/tugas/20824024

    2. Materi tentang penentuan molaritas brainly.co.id/tugas/19214484

    3. Materi tentang konsentrasi larutan brainly.co.id/tugas/20811425

    4. Materi tentang stoikiometri brainly.co.id/tugas/12036673

    5. Materi tentang persamaan reaksi brainly.co.id/tugas/2669061

    -----------------------------

    Detil jawaban

    Kelas: XI

    Mapel: Kimia

    Bab: Stokiometri

    Kode: 10.7.9

    Kata Kunci: mol, persentase rendemen, stoikiometri, persamaan, jumlah molekul

Pertanyaan Lainnya