B. Indonesia

Pertanyaan

apa makna dari puisi mata air joko pinurbo ?

1 Jawaban

  • Joko Pinurbo: Penyair Muda yang Penuh Potensi
    Prof. Dr. Okke Kusuma Sumantri Zaimar
    (Staf Pengajar Program Studi Prancis FIB-UI)

    Apabila saya bandingkan dengan puisi karya penulis modern Indonesia lainnya, seperti Rendra dan Sutardji Calzoum Bachri, puisi Joko Pinurbo ini memang mempunyai gaya tersendiri. Puisi-puisi ini tidak bergaya "wah", melainkan penuh kesederhanaan. Memang beberapa kritikus (a.l. Ayu Utami) menganggap puisi-puisi Joko lebih dekat dengan gaya Goenawan Muhammad dan Sapardi Djoko Damono.

    Melihat bentuknya, puisi Joko banyak sekali yang bersifat naratif, bahkan dalam sajaknya yang deskriptif pun ia tetap berceritera. 90% dari karya Joko Pinurbo bersifat naratif. Berbeda dengan puisi pada umumnya yang sangat mementingkan bentuk sajak atau pembagian per bait, sajak Joko banyak yang menampilkan bait seperti paragraf saja, bahkan sering kali sajak tampil tanpa bait, jadi merupakan satu kesatuan. Seperti sajak modern lainnya, sajak Joko sering tampil dalam bait-bait yang tidak sama jumlah lariknya. Ada pula pembaca yang mempermasalahkan rima pada sajak-sajak Joko Pinurbo. Meskipun tidak banyak mengandung rima, puisi Joko tetap mengalun. Sering kali rima digunakan sepenuhnya, baik rima selarik mau pun rima akhir larik. Berikut ini contoh rima selarik:

    Mata air

    Di musim kemarau semua sumber air di desa itu
    mengering. Perempuan-perempuan legam
    berbondong-bondong menggendong gentong
    menuju sebuah desa di bawah pohon beringin
    di celah bebukitan. Tawa mereka yang renyah
    menggema nyaring di dinding-dinding tebing, pecah
    di padang-padang gersang.(…)

Pertanyaan Lainnya