4 bait puisi tentang toleransi beragama
Pertanyaan
1 Jawaban
-
1. Jawaban Latulz
Meski kita beda
Bukan berarti beda
Tuhanmu untukmu, Tuhanku untukku
Tak ada halangan kita bersekutu
Tak akan bom pisahkan kita
Hanya karena tuhan yang berbeda
Asal kita tak membenci
Tiada dengki, tiada iri,
Tiada pula alasan kita pisahkan diri
Sembahyanglah, aku akan menunggu
Aku sembahyang, tunggulah aku
Aku takkan pergi hanya karena tuhanmu
Jangan pergi hanya karena Tuhanku
Meski kadang kalah sama egoku
Aku akan terus hargai kamu
Kita manusia, kita sama
Genggam tanganku, kita jalani bersama
Pembahasan:
Puisi adalah karya sastra yang cukup berkembang di Indonesia. Puisi merupakan karya sastra yang menggunakan diksi dan majas pada kata-kata dan kalimatnya, memiliki beberapa baris di tiap bait, dan memiliki beberapa bait di setiap puisi.
Dibandingkan puisi lama, puisi baru sudah cukup baik. Puisi baru merupakan puisi yang bebas tidak memberikan persyaratan. Beberapa persyaratan puisi lama adalah:
- Memiliki 4 baris di tiap bait
- Menggunakan rima a-a-a-a
Salah satu pujangga terkenal adalah Chairil Anwar dengan puisinya yang berjudul "Aku". Chairil Anwar merupakan salah satu pahlawan kemerdekaan Indonesia
Pelajari lebih lanjut:
Pengertian bait dan baris
https://brainly.co.id/tugas/2808958
Puisi tentang corona
https://brainly.co.id/tugas/27359027
Pengertian dari puisi
https://brainly.co.id/tugas/22866285
Detail jawaban:
Kelas: 8
Mapel: Bahasa Indonesia
Bab: Sastra
Kode kategorisasi: 8.1.1
Kata kunci: puisi toleransi
#TingatkanPrestasimu