IPS

Pertanyaan

macam macam kerajaan islam dan rajanya

2 Jawaban

  • 12. Samudra Pasai

    Raja – rajanya ialah :

    a) Sultan Malik al Shaleh, tahun 635 Hijriah atau 1297 Masehi.

    b) Sultan Muhammad bergelar Sultan Malik al Tahir.

    13. Kerajaan Demak

    a) Raden Patah (1500 – 1518)



    b) Pati Unus (1518 – 1521)

    Pati Unus terkenal dengan sebutan Pangeran Sabrang Lor, hanya 3 tahun menjadi raja.

    c) Sultan Trenggana (1568 – 1586)


    14. Kerajaan Pajang (1568 – 1586)

    Jaka Tingkir (menantu Sultan Trenggana), berhasil membinasakan Arya Penangsang atas bantuan Kyai Ageng Pemanahan. Jaka Tingkir naik tahta bergelar Adiwijaya dan memindahkan pusat Kerajaan Demak ke Pajang. Kerajaan Pajang tidak lama berdiri. Setelah Sultan Adiwijaya wafat terjadi perebutan kekuasaan. Arya Pangiri (anak Sunan Prawata) mencoba merebut, digagalkan Pangeran Benawa (anak Sultan Adiwijaya) dibantu Sutawijaya (anak Kyai Ageng Pemanahan). Pangeran Benawa merasa tidak sanggup menggantikan ayahandanya, maka menyerahkan kekuasaan kepada Sutawijaya, yang kemudian memindahkan pusat pemerintahan ke Mataram.

    15. Kerajaan Mataram Islam

    Sutawijaya lebih dikenal dengan Panembahan Senapati (1586 – 1601). Panembahan Senapati wafat tahun 1601. Raja besar yang pernah memerintah adalah Sultan Agung (1613 – 1645).

    16. Kerajaan Banten



    Raja – raja yang lain ialah :

    a) Pangeran Yusup (1570).

    b) Maulana Muhammad (baru berusia 9 tahun), tahun 1596 gugur dalam usahanya menyerang Palembang.

    c) Abdulmufakir (baru berusia 5 tahun), pemerintahan dikendalikan oleh Mangkubumi Jayanegara.

    Bangsa Belanda datang pertama kali di Indonesia (di Banten) tahun 1596.

    17. Kerajaan Malaka

    Kerajaan Malaka tidak terletak di kawasan Nusantara.

    Raja – rajanya ialah :

    a) Paramisora, pelarian dari Majapahit, yang telah masuk Islam berganti nama menjadi Sultan Iskandar Syah.

    b) Sultan Mansyur Syah.

    c) Sultan Mahmud Syah.

    Tahun 1511, Malaka jatuh ke tangan Portugis.

    18. Kerajaan Aceh

    Pada awal abad 16 masih merupakan kerajaan kecil, di bawah kekuasaan Kerajaan Pedir.

    Raja – rajanya ialah :

    a) Sultan Ibrahim, Aceh melepaskan diri dari Kerajaan Pedir. Aceh semakin maju karena Malaka dikuasai Portugis, sehingga pedagang Islam dari Arab dan Gujarat mengalihkan perdagangannya ke Aceh.

    b) Sultan Iskandar Muda (1607 – 1639) mencapai puncak kejayaannya.

    19. Kerajaan Ternate

    Berdiri kira – kira abad ke – 13. Abad ke – 14 Ternate menjadi kerajaan Islam. Masa pemerintahan Sultan Baabullah, Ternate mencapai puncak kejayaan. Tahun 1575 berhasil mengusir Portugis dari Maluku. Baabullah bergelar Yang Dipertuan di 72 pulau, meluaskan wilayahnya sampai Filipina.

    20. Kerajaan Tidore

    Merupakan kerajaan Islam di Maluku. Sempat diadu-domba oleh Portugis dan Spanyol, untuk berselisih dengan Kerajaan Ternate, tetapi berbaik kembali bahkan bersama – sama mengusir bangsa Portugis dari Maluku.

    Rajanya yang terkenal adalah Sultan Nuku, yang gigih berjuang mengusir Belanda. Wilayahnya meliputi Halmahera, Seram, Kai, sampai Ppua.

    21. Kerajaan Makasar

    Pada abad ke – 16 di Sulawesi Selatan terdapat 2 kerajaan yaitu Gua dan Tallo. Kedua kerajaan itu bersatu dengan nama Goa – Tallo atau Makasar dengan ibukota di Sombaopu, sebagi kerajaan Islam pertama di Sulawesi.

    Raja – rajanya ialah :

    1. Raja Goa Daeng Manribia dengan gelar Sultan Alaudin. Mangkubuminya adalah raja Tallo Karaeng Matoaya bergelar Sultan Abdullah.

    2. Sultan Hasanuddin, masa pemerintahannya mencapi puncak kejayaan.

    22. Kerajaan Banjar

    Dengan bantuan Kerajaan Demak, abad ke – 16, Kerajaan Banjar di Kalimantan Selatan menaklukkan Daha (sebuah kerajaan di pedalaman Kalimantan). Banjar adalah kerajaan Islam, dengan rajanya Raden Samudra yang telah masuk Islam ganti nama Sultan Suryanullah.
  • Kerajaan pasai : marah silu/ malik al shaleh
    kerajaan aceh : sultah iskandar muda
    demak : raden patah
    banten : sunan gunung jati
    cirebon : ki gede tapa
    mataram islam : sutawijaya
    banjar : pangeran samudra
    gowa tallo : karaeng matoaya
    ternate : kalona marhum

Pertanyaan Lainnya