Sejarah

Pertanyaan

sebutkan ciri zaman megalitikum

1 Jawaban

  • PEMBAHASAN

    PERIODISASI BERDASARKAN ARKEOLOGIS

    pembabakan Zaman praaksara ini berdasarkan pada benda benda peninggalan yang dihasilkan oleh manusia. Pembabakan zaman praaksara menurut penemuan benda benda peninggalan sebagai berikut.

    1. zaman Batu

    Zaman batu adalalah adalah zaman ketika sebagian besar perkakas penunjang kehidupan manusia terbuat dari batu. Zaman batu dibagi menjadi tiga zaman yaitu

    a. Zaman Batu Tua (Palaeolithikum)

    Zaman batu tua diperkirakan berlangsung kurang lebih 60.000 tahun silam. Kehidupan manusia masih sangat sederhana, hidup berpindah pindah (nomaden), dan bergantung pada alam. Mereka memperoleh makanan dengan cara berburu,mengumpulkan buah buahan, umbi umbian, serta menangkap ikan. Cara hidup seperti ini disebut food gathering. Jenis peralatan yang digunakan pada zaman batu tua terbuat dari batu yang masih kasar, seperti kapak genggam (chopper), kapak penetak (chopping tool),peralatan dari tulang dan tanduk binatang, serta alat serpih (flake) yang digunakan untuk menguliti hewan buruan, mengiris daging, atau memotong umbi umbian.

    b. Zaman Batu Pertengahan (Mesolithikum)

    Zaman batu pertengahan diperkirakan berlangsung kurang lebih 20.000 tahun silam. Pada zaman ini, kehidupan manusia tidak jauh berbeda dengan zaman batu tua, yaitu berburu, mengumpulkan makanan, dan menangkap ikan. Mereka mulai menetap di gua, tepi sungai, atau tepi pantai.

    Peralatan yang dihasilkan pada zaman Mesolithikum antara lain kapak Sumatra (pebble),sejenis kapak genggam yang dibuat fari batu kali yang salah satu sisinya masih alami, kapak pendek (hache courte), sejenis kapak genggam yang memiliki ukuran yang lebih kecil, pipisan, penggiling beserta landasan nya.Adapun hasil hasil kebudayaan yang ditinggalkan manusia purba pada zaman batu pertengahan adalah sebagai berikut.

    • Ditemukannya Kjokkenmoddinger, yaitu bukit bukit karang hasil sampah dapur

    • Ditemukannya Abris Sous Rouche, yaitu gua gua karang sebagai tempat tinggal

    • Manusia pada zaman ini sudah mengenal seni yang berupa lukisan pada dinding gua. Lukisan itu berbentuk cap ta tangan dan babi hutan.

    c. Zaman Batu Muda (Neolithikum)

    Pada zaman batu muda, kehidupan manusia praaksara sudah berangsur amgsur hidup menetap tidak lagi berpindah pindah. Manusia pada zaman ini sudah mengenal cocok tanam meskipun masih sederhana, Selain kegiatan berburu yang masih tetap dilakukan. Manusia purba Neolithikum sudah bisa menghasilkan bahan makanan sendiri atau disebut food producing.

    Peralatan pada masa Neolithikum sudah diasah sampai halus. Peralatan yang diasah pada masa itu adalah kapak lonjong dan kapak persegi di Jawa Timur dan Sulawesi Selatan ada yang sudah membuat mata panah dan mata tombak yang digunakan untuk berburu dan keperluan lainnya.

    d. Zaman Batu Besar (Megalithikum)

    Bangunan Megalithikum dibangun atas dasar konsep kepercayaan hubungan antara yang masih hidup dengan yang sudah mati dan pengaruhnya terhadap kesejahteraan masyarakat dan kesuburan tanah. Jenis jenis Bangunan Megalithikum sebagai berikut.

    1. Punden Berundak

    Punden berundak adalah bangunan pemujaan para leluhur berupa bangunan bertingkat yang terbuat dari batu. Bangunan ini banyak ditemukan di kosala dan arca domas (Banten), Cisolok(Sukabumi),serta pugungharjo (Lampung).

    2. Menhir

    Menhir (men = batu ;hir = berdiri) adalah bangunan berupa batu panjang yang didirikan tegak menjulang sebagai media atau sarana penghormatan.sebagai tempat pemujaan roh, sekaligus sebagai lambang dari simati. Menhir Banyak ditemukan di Sumatra Selatan, Jawa Barat, dan Sulawesi Tengah.

    3. Dolmen

    Dolmen (dol = meja; men = batu) adalah batu besar dengan permukaan rata. Digunakan sebagai tempat meletakkan sesaji, pelinggih roh, dan tempat duduk ketua suku. Dolmen banyak ditemukan di Pulau Samosir (Sumatra Utara), Pasemah (Sumatra Selatan) ,Leles (Jawa Barat), serta Pekauman dan Pakian di Bondowoso (Jawa Timur).

    4. Sarkofagus

    Sarkofagus adalah peti mati dari satu batu utuh terdiri atas wadah dan tutup. Mayat diletakkan dalam keadaan meringkuk. Sarkofagus banyak ditemukan di Bondowoso (Jawa Timur) dan bali

    5. Kubur Batu

    Kubur batu hampir mirip dengan Sarkofagus tetapi kubur batu terbuat dari papan batu. Banyak ditemukan di Pasemah (Sumatra Selatan) dan DIY.

    6. Arca Batu

    Arca batu banyak ditemukan di Sumatra Selatan, Jawa Barat, dan Sulawesi. Beberapa arca sederhana menggambarkan para leluhur binatang (gajah, kerbau, kera)

    7. Waruga

    Waruga berpenampilan dan berfungsi seperti Sarkofagus. Namun posisi mayat jongkok terlipat. Waruga hanya ditemukan di Minahasa.

    PELAJARI LEBIH LANJUT

    1. Materi tentang kehidupan manusia praaksara

    https://brainly.co.id/tugas/416873

    2.Macam macam manusia paraaksara

    https://brainly.co.id/tugas/3628113

    3.Periodisasi Masa Praaksara

    https://brainly.co.id/tugas/10070333

    DETIL JAWABAN

    Kelas : X

    Mapel : Sejarah

    BAB :Bab 3 - Indonesia Zaman Praaksara: Awal Kehidupan Mausia Indonesia

    Kode : 10.3.3

    Kata kunci : , Zaman Palaeolithikum , zaman Mesolithikum zaman Neozoikum, Zaman Megalithikum

    #OptiTimCompetition

Pertanyaan Lainnya