jelaskan yang dimaksud dengan pengendalian sosial koersif tolong bantu saya
IPS
gracia83
Pertanyaan
jelaskan yang dimaksud dengan pengendalian sosial koersif
tolong bantu saya
tolong bantu saya
2 Jawaban
-
1. Jawaban agustina82
tindakan sosial koersif adalah pengendalian sosial yang dilakukan dgn cara pemaksaan dalam hal ini bentuk pemaksaan diwujudkan dengan pemmberian sanksi atau hukuman sesuai dgn kadar penyimpangannya, contoh PKL.
good luck -
2. Jawaban lalurosmawan21
Pengendalian sosial preventif
Pengendalian sosial preventif adalah pengendalian sosial ynag dilakukan untuk mencegah terjadinya penyimpangan sosial dalam masyarakat. Pengendalian ini dilakukan sebelum terjadinya penyimpangan di dalam masyarakat. Hal ini dimaksudkan agar tidak terjadi penyimpangan dalam masyarakat. Pengendalian preventif dapat dilakukan melalui pendidikan di dalam keluarga, sekolah, maupun masyarakat.
Misalnya untuk menghindari terjadinya perkelahian antar pelajar, seorang guru memperingatkan atau menasihati murid-muridnya agar sepulang sekolah lekas pulang ke rumah dan tidak nongkrong di tempat-tempat umum.
Pengendalian sosial represif
Pengendalian sosial represif adalah pengendalian sosial yang dilakukan oleh masyarakat setelah terjadi penyimpangan. Adapun caranya dapat mengambil tindakan dan menjatuhi hukuman bagi para pelakunya dengan tujuan agar menyadari kesalahan-kesalahannya dan kemudian kembali ke jalan yang benar. Pengendalian ini dilakukan secara tegas dengan maksud untuk memberikan efek jera bagi para pelakunya.
Contoh: pemberian hukuman mati bagi terpidana kasus pembunuhan.
Berdasarkan Caranya
Berdasarkan caranya, kita mengenal dua jenis pengendalian sosial, yaitu pengendalian sosial persuasif dan pengendalian sosial koersif.
Pengendalian sosial persuasif
Pengendalian sosial persuasif adalah usaha pengendalian sosial dengan cara mengajak atau membimbing anggota masyarakat agar dapat bertindak sesuai norma yang berlaku dalam masyarakat. Pengendalian ini terkesan halus dan menghimbau dengan menggunakan penekanan pada aspek kognitif(pengetahuan) dan afektif(sikap). Pengendalian dengan cara ini dilakukan tanpa menggunakan kekerasan dan paksaan.
Cara ini akan efektif apabila diterapkan pada masyarakat yang cenderung aman, tenteram, dan teratur karena masing-masing anggota masyarakat telah menyadari dan mengetahui norma-norma yang ada di masyarakat.
Contoh: seorang guru yang menasihati muridnya karena ketahuan mencuri uang temannya. Guru itu berusaha untuk memberi pengertian pada murid tersebut bahwa perbuatannya itu tidak baik, tercela, berdosa, dan merugikan diri sendiri karena akan dikucilkan dari pergaulan dengan sesama teman.
Pengendalian sosial koersif
Pengendalian sosial koersif adalah usaha pengendalian sosial yang dilakukan dengan menggunakan ancaman atau kekerasan fisik. Jenis pengendalian ini biasanya diterapkan pada masyarakat yang tidak teratur, di mana banyak terjadi penyimpangan di dalamnya. Penggunaan paksaan dan kekerasan fisik ini dimaksudkan untuk menimbulkan efek jera pada si pelaku agar tidak mengulangi perbuatannya lagi.
Pengendalian ini merupakan alternatif terakhir apabila pengendalian dengan cara yang lain sudah tidak mampu lagi untuk mengendalikan penyimpangan sosial yang terjadi di masyarakat.
Contoh: perbuatan main hakim sendiri terhadap penjambret yang tertangkap massa.
Berdasarkan Resmi dan Tidaknya
Menurut resmi dan tidaknya, pengendalian sosial di masyarakat kita bedakan atas pengendalian sosial resmi dan pengendalian sosial tidak resmi.
Pengendalian sosial resmi
Pengendalian sosial resmi adalah pengendalian sosial yang dilakukan oleh badan-badan resmi negara atau pemerintah. Misalnya: badan keagamaan, pengadilan. kepolisian. dan lain-lain.
Badan-badan tersebut pada dasarnya bertugas untuk mengawasi sejauh mana peraturan yang dibuat oleh negara itu, seperti undang-undang, peraturan pemerintah. ketetapan MPR, dan peraturan presiden, ditaati dan dilaksanakan oleh anggota masyarakat dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat.
Contoh: badan atau lembaga keagamaan melakukan pengawasan terhadap masyarakat untuk mengetahui ketaatan masyarakat akan perintah dan larangan yang terdapat dalam ajaran agama masing-masing.
Pengendalian sosial tidak resmi
Pengendalian ini dilaksanakan demi terpeliharanya peraturan-peraturan tidak resmi yang dimiliki oleh masyarakat, yaitu peraturan tidak tertulis hasil kesepakatan bersama di antara anggota-anggota masyarakat. Meskip