B. Arab

Pertanyaan

Aku ingin bertanya pada kalian kita beribadah menyembah allah bagi umat muslim tetapi mengapa kita harus jauh jauh ke mekkah dan memutari kakbah??????

2 Jawaban

  • Terlebih dahulu saya luruskan pertanyaan kk' , pertanyaan kk' ada kata" harus , pergi ke mekkah dan memutari ka'bah bukan merupakan keharusan , pergi kesana hanya bagi org yg mampu saja (baik mampu ekonominya maupun mampu fisiknya)

    Pembahasan

    Kita jauh" ke makkah dan memutari ka'bah karna kita hendak melaksanakan ibadah haji .

    Ibadah haji merupakan rukun islam yg ke-5

    Adapun tata cara ibadah haji , ada yg memutari ka'bah yang disebut thowaf , ada juga yg lari" kecil dari bukit shofa dan marwa yg disebut sa'i

    Adapun tata cara ini kita ikuti apa yg pernah dilakukan oleh Nabi Ibrahim , dan siti Hajar (istri kedua nabi ibrahim)

    Mengapa jauh" ke makkah , mengapa bukan didaerah sekitar kita saja? jika pertanyaan yg timbul dihati kk' seperti itu , 

    Jawabannya karena firman Allah dan hadits" Nabi :

    Firman Allah QS. Al-Imran: 97وَلِلَّهِ عَلىَ النَّاسِ حِجُّ البَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيْلاً وَمَنْ كَفَرَ فَإِنَّ اللهَ غَنِيٌّ عَنِ العَالَمِيْنَArtinya : “ Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah. “Firman Allah QS. Al-Hajj ayat 27-28وَأَذِّنْ فِي النَّاسِ بِالحَجِّ يَأْتُوْكَ رِجَالاً وَعَلىَ كُلِّ ضَامِرٍ يَأْتِيْنَ مِنْ كُلِّ فَجٍّ عَمِيْقٍ(27) لِيَشْهَدُواْ مَنَافِعَ لَهُمْ وَيَذْكُرُواْ اسْمَ اللهِ  فِيْ أَيَّامٍ مَّعْلُوْمَاتٍ عَلىَ مَا رَزَقَهُمْ مِّنْ بَهِيْمَةِ الأَنْعَامِ (28)Artinya : “Dan berserulah kepada manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki, dan mengendarai unta yang kurus yang datang dari segenap penjuru yang jauh, supaya mereka menyaksikan berbagai manfaat bagi mereka dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari yang telah ditentukan atas rezeki yang Allah telah berikan kepada mereka berupa binatang ternak”. بُنِيَ الاِسْلاَمُ عَلىَ خَمْسٍ شَهَادَةِ أَنْ لاَّ إِلَهَ إِلاَّ الله، وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ، وَإِقَامِ الصَّلاَةِ، وَإِيْتَاءِ الزَّكَاتِ، وَحَجِّ البَيْتِ، وَصَوْمِ رَمَضَانِ“Islam itu didirikan di atas 5 (lima) pilar : syahadat tiada ilah selain Allah dan sesungguhnya Muhammad Rosulullah, mendirikan shalat, membayar zakat, haji ke Baitullah dan  puasa di bulan Ramadhan”. (HR. Bukhari & Muslim)dari firman Allah dan Hadits tersebut dikatakan ke Baitullah , sedang Baitullah berada di Makkah bukan disekitar kita. 

    Pelajari Lebih Lanjut

    • Apa yang dimaksud tentang haji https://brainly.co.id/tugas/4527701
    • Sebutkan dan jelaskan perbedaan haji dan umrah https://brainly.co.id/tugas/5475968

    ===============

    Detail jawaban

    Kelas: 9

    Mapel: PAI

    Kategori: haji dan umrah

    Kode: 9.14.6

    Kata kunci: haji, umrah, perbedaan haji dan umrah, rukun haji, rukun umrah

  • Kita beribadah semata mata melaksanakan perintah oleh Allah yaitu pergi ke Baitullah bagi yang mampu

    Surat Al-Hajj Ayat 27

    وَأَذِّنْ فِي النَّاسِ بِالْحَجِّ يَأْتُوكَ رِجَالًا وَعَلَىٰ كُلِّ ضَامِرٍ يَأْتِينَ مِنْ كُلِّ فَجٍّ عَمِيقٍ

    27. Dan berserulah kepada manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki, dan mengendarai unta yang kurus yang datang dari segenap penjuru yang jauh, Surat Ali 'Imran Ayat 97 فِيهِ آيَاتٌ بَيِّنَاتٌ مَقَامُ إِبْرَاهِيمَ ۖ وَمَنْ دَخَلَهُ كَانَ آمِنًا ۗ وَلِلَّهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلًا ۚ وَمَنْ كَفَرَ فَإِنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ عَنِ الْعَالَمِينَ 97. Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata, (di antaranya) maqam Ibrahim; barangsiapa memasukinya (Baitullah itu) menjadi amanlah dia; mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam. Rasulullah telah berkata dalam pidato beliau: hai manusia, Sesungguhnya Allah telah mewajibkan atas kamu mengerjakan ibadah haji, maka hendaklah kamu kerjakan. Seorang sahabat bertanya: Apakah tiap tahun ya rasulullah ? Beliau tidak menjawab, dan yang bertanya itu mendesak sampai tiga kali. Kemudian Rasulullah berkata: kalau jawab saya “ya”, sudah tentu menjadi wajib tiap-tiap tahun, sedangkan kamu tidak akan kuasa mengerjakannya, biarkan saja apa yang saya tinggalkan. HR. Ahmad, Muslim dan Nasai

Pertanyaan Lainnya